Rabu, 30 Maret 2016

TERJEMAH MABADIUL FIKIH JUZ 1


“MABADIUL FIQHIYAH”

1 maret 2016

Kitab Mabadiul Fiqhiyah yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (versi Indonesia) berdasar pada madzhab syafi’I juz awal (pertama) cetakan darul islamiyah Bandung Indonesia.    (didedikasikan pertama untuk dipenerjemah, agar ilmu yang dimiliki tidak hanya menjadi pohon yang tidak berbuah seperti sabda nabi, Al ‘ilmu bila ‘amalin kasyajari bila tsamarin, kedua untuk teman dan sahabat yang merasa memerlukan atau memahami isi kitab mabadiul fiqhiyah).

TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH

JUZ 1

Soal : Apakah Islam?

Jawab : Islam adalah agama yang telah diutuskan oleh Allah kepada nabi Muhammad SAW untuk membahagiakan dan menguntungkan manusia

Soal : Berapa rukun islam?

Jawab : Rukun islam ada lima:

  1. Dua syahadat
  2. Mendirikan solat
  3. Mengeluarkan zakat
  4. Puasa romadhon
  5. Melaksanakan haji bagi yang mampu

Soal : Apa makna Ashaduanlailahaillalloh?

Jawab : Maknanya adalah percaya bahwa sesungguhnya Allah itu satu dan tidak ada sekutu bagi Allah di dalam menyembahNya dan tidak ada yang menyamainya di dalam kerajaannya.

Soal : Apa makna Asyhaduannamuhammadarrosulullah?

Jawab : Maknanya adalah percaya bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah untuk semua makhluk dan wajib untuk mentaati  segala apa yang diperintahkannya, membenarkan segala apa yang dating darinya, dan menjauhi dan tidak melakukan apa yang dicegahnya.

Soal : Apa makna mendirikan solat?

Jawab : Maknanya adalah melakukan solat lima waktu

Soal     : Apak solat lima waktu?

Jawab : Subuh, dhuhur, asar, maghrib, isya’.

Soal : Apa yang wajib dilakukan sebelum solat:

Jawab : Hal yang wajib dilakukan sebelum solat adalah wudhu.

Soal : Ada berapa fardhunya wudhu?

Jawab : Fardhu wudhu ada 6:

  1. Niat
  2. Membasuh wajah
  3. Membasuh kedua tangan sampai siku
  4. Mengusap setengah kepala
  5. Membasuh kedua kaki sampai tumit
  6. Tertib (urut)

Soal : Apa niatnya wudhu?

Jawab :

Soal : Apa hadats kecil?

Jawab : Hadats kecil adalah segala sesuatu yang membatalkan wudhu

Soal : Apasaja yang membatalkan wudhu?

Jawab : Perkara yang membatalkan wudhu ada 5:

  1. Keluarnya sesuatudari salah satu jalan dua (qubul/dubur)
  2. Hilangnya akal
  3. Tidur
  4. Menyentuh orang lain yang bukan muhrim
  5. Menyentuh jalan dua (qubul/dubur) dengan telapak tangan

Soal : Siapakah orang yang bukan muhrim?

Jawab : Orang yang tidak haram dinikahi, karena nasab, saudara sepersusuan, atau mertua

Soal : Apa yang wajib dilakukan oleh orang yang sudah berwudhu sebelum melakukan solat?

Jawab : Orang yang berwudhu wajib:

  1. Mensucikan apa yang dipakainya dalam solat dari najis
  2. Mensucikan tempat solatnya dari najis
  3. Menutupi aurot
  4. Menghadap kiblat
  5. Mengetahui masuknya waktu solat

Soal : Apakah najis-najis itu?

Jawab : Najis yaitu darah, nanah, arak, anjing, celeng (babi), air kencing, tinja, tletong (kotoran hewan).

Soal : Apakah aurot?

Jawab : Aurot laki-laki yaitu segala perkara antara pusar dan lutut. Aurot wanita yaitu semua anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Soal : Kapan waktu subuh?

Jawab : mulai terbitnya fajar sodiq sampai keluarnya matahari.

Soal : Kapan waktu dhuhur?

Jawab : Mulai dari linsirnya matahari (tepat di atas kepala) sampai panjangnya bayang-bayang suatu benda melebihi panjangnya benda tersebut.

Soal : Kapan waktu asar?

Jawab : Mulai dari keluarnya waktu dhuhur sampai terbenamnya matahari.

Soal : Kapan waktu maghrib?

Jawab : Mulai dari terbenamnya matahari sampai hilangnya mega yang merah

Soal : Kapan waktu isya’?

Jawab : Mulai dari hilangnya mega yang merah sampai keluarnya fajar sodiq.

Soal : Apa yang dilakukan orang ketika akan solat?

Jawab : Adzan kemudian iqomah

Soal : Apakah adzan?

Jawab :

Soal : Apakah iqomah?

Jawab :

Soal : Berapa rukun solat?

Jawab : Rukun solat ada 14, yaitu:

  1. Berdiri bagi yang mampu
  2. Niat
  3. Takbirotul ihrom
  4. Membaca surah fatihah
  5. Ruku’
  6. I’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Tuma’ninah dalam seluruh rukun

10.  Duduk tasyahud akhir

11.  Membaca tasyahud akhir

12.  Membaca solawat atas Nabi Saw dalam tasyahud akhir

13.  Membaca salam

14.  Tertib (urut)

Soal : Apa yang dibaca setelah takbirotul ihrom?

Jawab : Membaca do’a iftitah

Soal : Apa yang dibaca setelah membaca do’a iftitah?

Jawab : Membaca surah fatihah, dan salah satu surah dalam qur’an kemudian ruku’

Soal : Apa yang dibaca pada saat ruku’?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca saat I’tidal?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca saat sujud?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca saat duduk di antara dua sujud?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca saat duduk tasyahud akhir?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca setelah tasyahud akhir?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca setelah tasyahud akhir dan solawat atas nabi?

Jawab :

Soal : Apa yang dibaca setelah do’a?

Jawab : Assalamu’alaikum warohmatulloh, ke arah kanan

Assalamu’alaikum warohmatulloh, kea rah kiri

Soal : Apa makna mengeluarkan zakat?

Jawab : Makna mengeluarkan zakat adalah memberikan kepastian suatu hitungan (kira-kira jumlah) dari harta benda kepada para fakir dan miskin.

Soal : Siapa yang diwajibkan berzakat?

Jawab : Para pedagang islam dan para muslimin yang kaya dalam setahunnya satu kali.

Soal : Apa makna puasa romadhon?

Jawab : Makna puasa romadhon adalah mencegah dari makan dan minum mulai dari keluarnya fajar sodiq sampai terbenamnya matahari.

Soal : Apa niatnya puasa?

Jawab : nawaitu shouma ghodin ‘an adaai syahri romadhon.

Soal : Berapa jumlah rokaat solat tarawih?

Jawab : Jumlahnya adalah 20 rokaat.

Soal : Kapan waktunya solat tarawih?

Jawab : Setelah solat isya’ di bulan romadhon.

Soal : Apa niatnya solat tarawih?

Jawab : Usholliy rok’ataini min sunnati sholaatit  taroowiihi ma’muman lillahita’ala

Soal : Apa hari raya dua?

Jawab :Hari raya dua adalah idul fitri yaitu hari pertama dari bulan syawal dan idul adha yaitu hari ke sepuluh dari bulan dzulhijjah

Soal : Apa niat solat idul fitri?

Jawab : Usholliy rok’ataini sunnata sholaatil  ‘iidil fithri

Soal : Apa makna melaksanakan haji?

Jawab : Maknanya yaitu pergi ke Mekkah untuk mengunjungi ka’bah yang dimulyakan.

Soal : Siapa yang diwajibkan melaksanakan haji?

Jawab : Orang islam kaya yang mampu melakukan perjalanan ke mekkah sekali seumur hidup.

(KHOTIMATUN FIL ADZKARIL MA’TSUROH)

Penutup adalah dzikir-dzikir dari nabi Muhammad.

Do’a setelah adzan:

Dzikir wudhu

  1. Ketika membasuh kedua telapak tanngan:

A’udhubillahiminasyaithonirrojim

Bismillahirrohmanirrohim

Allohummahfadz yadiy min ma’aashiika kulliha

  1. Ketika berkumur:

Allohumma a’inni ‘alaa dhikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatik.

  1. Ketika istinsyaq (membersihkan hidung):

Allohumma arihniy roihatal jannah

  1. Ketika membasuh wajah:

Allohumma bayyidh wajhiy yauma tabyaddlu wujuuhun wa taswaddu wujuuh.

  1. Ketika membasuh tangan kanan:

Allohumma aa’ thinii kitabiy biyamiiniii wa hasibnii hisaaban yasiiro.

  1. Ketika membasuh tangan kiri:

Alloohumma laa tu’thiniy kitaabiy bisyimaaliy wa laa min warooin dzohri.

  1. Ketika mengusap kepala:

Allohumma harrim sya’riy wa basyariy ‘alannar.

  1. Ketika mengusap dua telinga:

Allohummaj’alniy minman yastami’uunal qoula fayattabi’uuna ahsanah.

  1. Ketika membasuh dua kaki:

Allohumma tsabbit qodamiy ‘alas shiroothi yauma tazzilu bihia aqdaam.

Dan setelah selesai wudhu,  mutawadhi’ (orang yang berwudhu) menghadap kiblat menengadahkan tangan dan berdo’a:

Asyhadu an laa ilaaha illallohu wahdahu laa syariika lah.

Waasyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh.

Allohummaj’alniy minat tawwabiina waj’alniy minal mutathohhiriin.

Waj’alniy min ‘ibadikas shoolihiin.

Kemudian membaca surah Al-Qodar

Hal-hal yang diucapkan setelah solat:

Setelah selesai solat maka berdzikir:

  1. Istighfar 3x
  2. Allohumma antassalam wamingkas salam waalaika ya 'udus salam fahayina robbana bis salam wadkhilnal jannata daros salam
  3. Tasbih 33x
  4. Hamdalah 33x
  5. Takbir 33x

Kemudian menengadahkan tangan dan berdo’a:

Allohumma inniy as alukal ‘afwa wal ‘afiyata walmu’aafaatad daaimata fid diini wad dunyaa wal akhiroh.

Allohumma inniy a’udhubika min ‘adhaabinnari wa min fitnatil masiihid dajjal.

Alloummaghfirliy maa qoddamtu wa maa akhkhortu wa maa asrortu wa maa a’lantu.

Antal muqoddimu wa antal muakhkhiru laa ilaha illa anta faghfirliy maghfirotam min ‘indika warhamniy innaka antal ghofuurur rohiim.

Menerima segala masukan, saran dan pembenaran atas segala tulisan yang ada dalam artikel ini.

Terima kasih

Rabu, 23 Maret 2016

7 Tanda-Tanda Orang Yang Akan Mati

Kehidupan ini ada akhirnya akan menuju kematian. Setiap orang yang hidup pasti akan mengalami mati. Sebenarnya Allah telah memberikan tanda-tanda orang yang akan menemui ajalnya. Tapi, tak banyak orang yang menyadari apa saja tanda-tanda tersebut.
Kehidupan dunia adalah kehidupan yang sementara. Pangkal dari kehidupan ini adalah kematian. Setiap orang yang hidup pasti akan mengalami mati. Banyak orang yang merasa khawatir akan kematian ini. Mereka merasa bahwa tidak akan pernah siap dalam menghadapi kematian. Ternyata, ada 7 tanda yang bisa kita lihat dari orang yang akan mati menurut kepercayaan Hindu. Tanda kematian khusnul khotimah dapat disadari secara nyata, yaitu:
1. Penglihatan menjadi kabur
Tanda kematian akan terjadi pada kualitas penglihatannya. Kita tidak bisa lagi melihat lagi bayangan diri kita di depan kaca, cermin atau air. Dari tanda ini diketahui jika orang tersebut akan segera menjemput ajal. Namun, hanya orang tersebut yang mengetahui akan tanda ini dan orang lain tidak ada yang mengetahuinya atau menyadarinya.
2. Perubahan warna kulit
Kita dapat melihat tanda seseorang yang akan mati jika lama-kelamaan kulitnya berwarna pucat dan terdapat kemerahannya. Dipercaya bahwa, orang ini memiliki usia maksimal 6 bulan lamanya. Pertanda ini tidak hanya dialami oleh orang yang sudah tua. Kita harus lebih mendalam dalam melihat tanda ini, bisa jadi tanda ini merupakan gejala dari hal lain.
3. Penglihatan menjadi hitam
Mulanya, penglihatan mereka berfungsi sebagaimana mestinya. Namun, karena umur yang tidak panjang lagi maka fungsi penglihatan itu akan berubah. Banyaknya benda yang ada di hadapan kita, maka kita akan melihat semua itu berwarna hitam dan ini menjadi tanda jika kematian semakin dekat. Inilah 100 hari tanda orang akan meninggal.
4. Kurangnya sensitifitas indera
Apabila Anda merasa kesensitifan indera menjadi berkurang atau bahkan tidak dapat digunakan lagi, maka kemungkinan usia Anda tidak akan bertahan selama 6 bulan. Tanda ini cukup mudah untuk disadari karena terasa sangat signifikan perbedaannya.
5. Tangan kiri kejang-kejang
Tanda lain juga dialami oleh anggota badan yakni tangan. Jika Anda merasa bahwa tangan kiri terus kejang-kejang dalam seminggu, kemungkinan usia Anda tidak akan lama lagi. Meskipun demikian, bisa jadi hal tersebut karena alasan lain. Anda bisa memeriksakannya ke dokter agar dapat diketahui penyebab pastinya.
6. Perubahan pada fungsi lidah dan gusi
Perubahan juga dialami oleh organ sekitar mulut, yakni gusi bengkak dan menebal, lidah kaku dalam keadaan seseorang sedang sakit. Hal ini dapat menunjukkan bahwa usianya tidak lama lagi.
7. Penglihatan terhadap cahaya
Usia yang mendekati kematian maka penglihatannya menjadi kurang sensitif terhadap cahaya, baik itu cahaya api, bulan, bahkan matahari. Hal ini karena fungsi penglihatan yang semakin berkurang.
Meskipun telah dipaparkan tanda tanda orang akan meninggal dunia menurut al Qur'an tersebut, tapi tetaplah ajal merupakan urusan Allah. Setidaknya, kita bisa membekali diri dengan ibadah yang semakin berkualitas. Kematian adalah suatu hal yang pasti sehingga kita harus mempersiapkannya sebaik mungkin dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Melakukan yang terbaik setiap waktunya akan mengurangi rasa takut kita menghadapi kematian yang pasti adanya.