MAKALAH
PENGERTIAN DAN HUKUM NUN MATI DAN TANWIN
DISUSUN OLEH:
- SRIANTI
- NURLELANIM: 121411128
DOSEN PEMBIMBING: SURYONO,S.Th.I.
SEKOLAH TINGGI ISLAM RAHMANIYAHSEKAYU
KAMPUS E BAYUNG LENCIR
T.A. 2016
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillahhirobbil’alamin
berkat rahmat-Nya dan karunia-Nya yang tak
terhingga di limpahkan kepada kIta semua sehingga karena itu juga kami dapat
menyelesaikan tugas makalah untuk mata kuliah baca Al-Qur’an tartil dengan
dosen Ibu Hj. Afwah Mumtazah,M.Ag ya berjudul “HUKUM NUN MATI dan TANWIN”.
Tak lupa
sholawat serta salam semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan-Nya dan
mencurahkan-Nya pada penghulu kami baginda Nabi Muhammad SAW,Beserta
keluarganya, Para sahabatnya, dan kita
semua selaku umatnya semoga mendapatkan syafaat di Yaumil Akhir nanti.
Kami
menyadari meminta maaf dalam makalah yang kami susun dengan sedemikian rupa
belum sempurna seperti yang ada dalam benak dan harapan anda semua karena “Tak ada
gading yang tak retak” kami hanya
manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa karena kesempurnaan hanya
milik Allah SWT.
Kami
berharap makalah ini bisa bermanfaat bagi kita semua baik kami selaku penyusun
maupun pembaca .
Penyusun
SRIANTI
HUKUM NUN
MATI DAN TANWIN
A.
Pengertian
Hukum nun mati dan tanwin adalah suatu
pertemuan antara nun mati dan tanwin baik bertemu dalam satu kalimat ataupun
berbeda kalimat (namun pengecualian untuk tanwin karena tak ada tanwin yang
bertemu dalam satu kalimat pada salah satu hukum nun mati yaitu izhar) akan
menciptakan 4 hukum bacaan yaitu idzhar,Idghom,ikhfa,dan Iqlab .
B.
Macam-macam (pembagian)hukum nun
mati dan tanwin
Telah kami singgung dalam pengertian hukum
nun mati dan tanwin diatas bahwa hukum nun mati dan tanwin ada 4 hukum bacaan
yang terdiri dari Izhar,Idghom,Ikhfa dan Iqlab.
1.
Izhar (izhar halqi)
Secara bahasa
(etimologi) izhar artinya jelas atau tampak/terang/tegas tanpa disertai
mendengung(bighunnah) apabila nun mati dan tanwin bertemu dgn
huruf-huruf izhar.
Izhar sering
disebut juga izhar halqi karena huruf-huruf tersebut adalah huruf halqi (huruf yang keluar dari
tenggorokan). Huruf izhar halqi ada 6 yaitu:
ء هـ ع ح غ خ
Kaidah
membaca izhar halqi
Jika ada nun mati
atau tanwin yang bertemu dengan salah satu dari huruf halqi yang 6
tersebut,maka harus dibaca dengan jelas atau terang berbunyi “n” namun tidak
mengharapkan sebuah tekanan atau sentakan,Baik bertemunya dalam satu kalimat
ataupun di lain kalimat .
Contoh disatu kalimat dan di lain kalimat :
َانْعَمْتَ - منْ ءَا
َمنَ - رَسُوْلٌ أمِيْنٌ - مِنْهُمْ - اِنْ
هُوَ - سَمِيْعٌ
عَلِيْمٌ - يَنْحِتُوْنَ - منْ عِلْمٍ - غَفُوْرٌ
حَلِيْمٌ - مَنْ خَافَ - عَذَا بٌ أَ لِيْمٌ
2.
Idghom
Idgom
menurut bahasa adalah melebur
atau memasukan sesuatu pada sesuatu. Dan idghom istilah adalah melebur dan memasukan bunyi nun mati
atau tanwin kedalam suatu huruf idghom apabila mereka bertemu sehingga cara
membacanya serupa dengan huruf yang bertsdid,
Idghom terbagi menjadi dua yaitu :
a.
Idghom bighunnah / Maal gunnah
Yaitu idghom yang memakai
ghunnah (dengung kehidung) apaila ada nun mati atau tanwin yang bertemu
dengan salah satu dari 4 huruf yaitu:
ي, ن , م , و
Kaidah membaca idghom Huruf pertama yang berupa nun mati
dan tanwin dimasukan ke huruf yang kedua berupa huruf idghom bighunnah dengan
disertai dengungan .
Contoh idghom :
منْ وَّرَاءِ هِمْ , هُدىً ِمنْ رَّبِّهِمْ , حِطَّةٌ نَّغْفِرْ
لكُمْ
Pengecualian idghom bighunnah yang termasuk izhar wajib
“Apabila ada nun mati bertemu dengan huruf
wawu atau iya dalam satu kalimat , Maka yang demikian itu harus dibaca
“N” dengan terang atau jelas . dikarenakan jika di Idghomkan khawatir
menyerupai dengan mudhoak (huruf dua yang
sama)
contoh:دُنْيَا , بُنْيَا نٌ , صِنْوَا
نٌ , قِنْوَانٌ
b.
Idghom bilaghunnah
Idghom
bilagunnah adalah idghom yang tidak disertai dengan dengung hidung (ghunnah)
apabila nun mati dan tanwin bertemu dengan idghom bilaghunnah yaitu : ل dan ر
Kaidah membacanya : huruf pertama yang berupa nun mati
atau tanwin dimasukan ke salah satu dari dua huruf itu dengan tidak
disertai suara dengung atau bilaghunnah
.
Contoh:
منْ رَّ ِبّهِمْ , غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ , هُدىً لِّلْمُتَّقِيْنَ , يُبَيِّنْ
لَكُمْ
3.
Iqlab
Arti menurut bahasa yaitu merubah atau membalik/menukar.
Sedangkan menurut istilah adalah merubah bunyi tanwin atau nun mati menjadi “M”
apabila nun mati atau tanwin menghadapi ba’ atau ب .
Kaidah
membacanya
“Bunyi nun mati atau tanwin diganti atau ditukar menjadi
suara mim disertai dengan dengungan karena bertemu dengan huruf ba’ atau ب”.
Contoh:
منْ بعْدِ , ينْبُتُ , سَمِيْعٌ بَصِيْرٌ
4.
Ikhfa
Adalah
membunyikan atau menyamarkan bunyi nun mat atau tanwin dibaca antara “N” dengan
bunyi huruf yang ada dihadapanya tetapi pada
umumnya atau biasanya berbuyi “NG” .
Cara
membacanya: Huruf pertama yang berupa nun mati atau tanwin dibaca
dengan suara samar karena bertemunya dengan salah satu huruf lima belas
tersebut.
Huruf ikhfa yang
dikumpulkan pada huruf-huruf pertama dari kata-kata :
دُمْ طَيِّباٌ زِدْ فِى تُقىً ضَعْ ظَا لماً جَادَ شَخْصٌ قَدْ سَمَا اَ
كَمْ ثَن صِفْ ذَا
Cara membaca ikhfa dibagi menjadi tiga bagian yaitu :
1. Aqrob (برقا) adalah yang lebih dekat dengan izhar yaitu membacanya seperti idhar tetapi disertai dengung sehingga menjadi samar. Adapun hurufnya ada tiga yaitu ت , ط , د .
Contoh : ُمنْتَهُوْنَ , يَنْطِقُوْنَ ,
2. Ab’ad (ابعد) adalah yang lebih jauh dari idhar yaitu ketika membaca sangat nampak dengungnya atau samarnya sehingga suara nun mati atau tanwin menjadi hilang sama sekali. Adapun hurufnya ada dua yaitu ق dan ك Contoh : منْ قبل, منْك
3. Ausath (اوسط) adalah pertengahan antara ikhfa’ aqrob dan ikhfa’ ab’ad dalam hal kesamaran membacanya. Adapun hurufnya ada satu yaitu ف . Contoh : ِمنْ فَضْل الله
Sedangkan selain dari huruf Ikfa’ Aqrob, Ab’ad dan Ausath boleh dibaca dengan dua wajah yaitu Aqrob atau Ausath
Contoh : إِنْ جآءَ كم , يَنْظُرُوْنَ
1. Aqrob (برقا) adalah yang lebih dekat dengan izhar yaitu membacanya seperti idhar tetapi disertai dengung sehingga menjadi samar. Adapun hurufnya ada tiga yaitu ت , ط , د .
Contoh : ُمنْتَهُوْنَ , يَنْطِقُوْنَ ,
2. Ab’ad (ابعد) adalah yang lebih jauh dari idhar yaitu ketika membaca sangat nampak dengungnya atau samarnya sehingga suara nun mati atau tanwin menjadi hilang sama sekali. Adapun hurufnya ada dua yaitu ق dan ك Contoh : منْ قبل, منْك
3. Ausath (اوسط) adalah pertengahan antara ikhfa’ aqrob dan ikhfa’ ab’ad dalam hal kesamaran membacanya. Adapun hurufnya ada satu yaitu ف . Contoh : ِمنْ فَضْل الله
Sedangkan selain dari huruf Ikfa’ Aqrob, Ab’ad dan Ausath boleh dibaca dengan dua wajah yaitu Aqrob atau Ausath
Contoh : إِنْ جآءَ كم , يَنْظُرُوْنَ
DAFTAR PUSTAKA
SJAFI’I,A. MAS’UD.1967.”Pelajaran tajwid” BANDUNG : M.G
Semarang
WWW. Geogle .co.id/hukum nun mati dan tanwin .
0 komentar:
Posting Komentar